penulis terkenal, telur ayam, dan kemiskinan

Oleh: Daniel Kaligis Thursday, 26 April 2018 Status disepuh, terbitlah history ! Suatu malam di Marina. Sing-song girls tawarkan beer . Datanglah dua, lalu berbotol-botol, sekaleng es-batu, jepitan dan sendok. Rasa kita menggenit. Kacang goreng, pe ̍ h-ōe-jī as mixed vegetables tersaji. Text massif — nowadays : entah bagaimana memercaya sejarah, walau sekarang banyaklah penulis terkenal. Social-media beri space lebar kepada semua mahluk yang kenal tulis-baca. Manakala siuman, dengan mudah status-status dijalar mata — status filosofis, status lebay, status doa ayat-ayat, status memaki, status video gambar-gambar foto-foto, status copas. Bila saja bebek dan ayam leghorn dapat diajari gadget hingga mahir, betapa mereka akan menulis bencana telur: Bertanya-lah mereka tentang telurnya dalam pertalian dengan sejarah paskah. Atau telur palsu yang tidak pernah melibatkan pendapat arus bawah, bebek dan ayam. Siapa mampu gugat ketika kosakata ‘a...